BREAKING NEWS

  • Penutupan KKN, Korcam Banjarejo KKN IKMB IAIN Kudus Mengadakan Banjarejo Bersholawat 2023
  • Gelorakan Semangat UMKM, Mahasiswa KKN-IKMB IAIN Kudus 122 Mengadakan Pelatihan Lilin Aromaterapi Di Desa Kedungrejo
  • Demi mencegah angka stunting di Kunduran, Mahasiswa KKN IAIN Kudus 055 mengadakan workshop seputar pernikahan dini
  • Memperingati Maulid di SDN 3 Kunduran Bersama Mahasiswa KKN-IKMB IAIN Kudus
  • Ingin Mewujudkan Ekosistem Kesehatan yang Sehat, Edy Wuryanto Sentil Kepesertaan BPJS hingga Akreditasi FKTP
  • Ribuan Petani Lidah Tani Gelar Orasi Di Pemkab Blora
  • SiapGan di Bawah Pimpinan Farid Ardika Dasum, Komit Dorong Visi Futuristik Yang Komperhensif Bagi Kabupaten Blora
  • Melalui Sosialisasi dan Pelatihan Digital Marketing, Mahasiswa KKN IAIN Kudus kenalkan Media Sosial untuk Berbisnis
  • TMMD Sengkuyung Tahap III Kodim 0721/Blora Resmi Dibuka Wakil Bupati di Desa Sambonganyar
  • Mahasiswa KKN IAIN Kudus Programkan Peningkatan Belajar Ilmu Al-Qur’an Melalui Pengabadian Mengajar Madin

Warga Glagahan Blora Swadaya Bangun Jalan Tembus di Masa Pandemi

0 191

Haloblora.co – Warga Glagahan, Desa Jepangrejo, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora mewujudkan impian membangun jalan tembus sepanjang lebih kurang 250 meter.

Jalan yang berada di wilayah RW II Dusun Glagahan itu sejak lama adalah pematang sawah.

Kini secara bertahap dan gotong royong dilebarkan menjadi lebih kurang tiga meter dan diuruk batu dan pasir batu (grosok) sehingga nyaman dilalui warga sekitar.

“Kami sudah lama ingin mewujudkan jalan tembus yang semula adalah pematang sawah itu,” kata Zahli, tokoh masyarakat Glagahan, Minggu (14/2/2021).

Ia menjelaskan sebenarnya pematang (galeng) itu sudah puluhan tahun menjadi akses penghubung bagi warga khususnya warga dusun Glagahan dan Dumpul Desa Kamolan.

Namun, karena ingin mewujudkan perbaikan jalan itu, kata Zahli, akhirnya melakukan koordinasi dengan Kepala Desa Jepangrejo dan disepakati dilaksanakan pembangunannya secara swadaya dengan menarik iuran dari warga serta menembusi sejumlah dermawan hingga berkenan berbagi material batu.

“Yang jelas kami galau, sudah lama sekali berharap bisa memiliki jalan tembus yang baik dan nyaman,” ungkapnya.

Warga setempat juga mengucapkan terimakasih kepada kepala desa Jepangrejo atas perhatian dan bantuan material yang diberikan.

“Terimakasih Pak Kades. Satu rit grosok sangat membantu dan memotivasi semangat kita. Juga terimakasih atas partisipasi kepada semua warga dan dermawan yang ikut membantu material,” kata Sumarno, tokoh warga setempat lainnya.

Ucapan terimakasih juga disampaikan kepada pemilika tanah (sawah) yang berkenan merelakan sebagian tanahnya untuk melebarkan jalan tembus itu.

Sementara itu Kamituwo Dusun Glagahan Supardi mewakili Kepala Desa Jepangrejo Sugito menyampaikan apresiasi atas guyub rukun warga membuat jalan tembus.

“Jadi ini jalan tembus. Kami sampaikan apresiasi. Ini bagus sekali dan patut dicontoh. Sekaligus bukti bahwa gotong royong masih membumi di wilayah kita,” ucapnya.

Ia mengatakan, jalan tembus itu, meski belum maksimal, namun bisa dilalui dengan nyaman oleh warga.

“Insya Allah, pada musim panen padi nanti, warga tidak lagi kawatir takut terpeleset,” kata dia.

Gotong royong itu dilakukan dengan ceria dan semangat sebagai implementasi pemberdayaan masyarakat di masa pandemi Covid-19.

“Kalau nunggu dibangun dari pemerintah desa ya lama sekali, maka ini solusi terbaik, meski hasilnya belum sempurna,” kata Lik Jik, warga setempat.(RED-HB)

Leave A Reply

Your email address will not be published.