BREAKING NEWS

  • Penutupan KKN, Korcam Banjarejo KKN IKMB IAIN Kudus Mengadakan Banjarejo Bersholawat 2023
  • Gelorakan Semangat UMKM, Mahasiswa KKN-IKMB IAIN Kudus 122 Mengadakan Pelatihan Lilin Aromaterapi Di Desa Kedungrejo
  • Demi mencegah angka stunting di Kunduran, Mahasiswa KKN IAIN Kudus 055 mengadakan workshop seputar pernikahan dini
  • Memperingati Maulid di SDN 3 Kunduran Bersama Mahasiswa KKN-IKMB IAIN Kudus
  • Ingin Mewujudkan Ekosistem Kesehatan yang Sehat, Edy Wuryanto Sentil Kepesertaan BPJS hingga Akreditasi FKTP
  • Ribuan Petani Lidah Tani Gelar Orasi Di Pemkab Blora
  • SiapGan di Bawah Pimpinan Farid Ardika Dasum, Komit Dorong Visi Futuristik Yang Komperhensif Bagi Kabupaten Blora
  • Melalui Sosialisasi dan Pelatihan Digital Marketing, Mahasiswa KKN IAIN Kudus kenalkan Media Sosial untuk Berbisnis
  • TMMD Sengkuyung Tahap III Kodim 0721/Blora Resmi Dibuka Wakil Bupati di Desa Sambonganyar
  • Mahasiswa KKN IAIN Kudus Programkan Peningkatan Belajar Ilmu Al-Qur’an Melalui Pengabadian Mengajar Madin

SBS Launching Buku “Orang Lapangan”

0 126

Haloblora.co – Bertempat di kantor PKS Blora, Santoso Budi Susetyo atau yang dikenal dengan SBS ini melaunching buku perdananya yang bertajuk “Orang Lapangan”.

Budi yang juga Ketua DPD PKS Blora ini menyampaikan buku ini merupakan kumpulan dari ide, gagasan dan pemikiran yang ditulis dan diunggah di akun facebook miliknya yakni Santoso Budi Susetyo Jepon. Sebagian juga dimuat di media online juga media cetak.

“Buku ini semacam antologi” ungkap pria asli Jepon ini.

“Meski ada beberapa tulisan yang ringan tapi insyaAllah selalu saya sisipkan pesan penting di dalamnya” tambah pria yang juga anggota DPRD Blora ini.

Buku yang diterbitkan PT Era Media Adi Citra ini bagi yang berminat bisa membeli dengan harga Rp 89.000,-. Namun bukan tidak mungkin akan diberikan secara gratis.

“Yang penting dibaca beneran ya..” pesan Budi

Di akhir acara Budi berpesan agar budaya membaca ditumbuhkan. Dia merasa prihatin dengan minat baca yang semakin menurun ini. Terutama anak-anak dan generasi kita.

“Karena jika ingin bisa menulis maka harus banyak membaca” pungkas pria berkacamata minus ini.(RED-HB)

Leave A Reply

Your email address will not be published.