Global Wakaf-ACT beri Dukungan Petani Blora lewat Program Wakaf Sawah Produktif

0 70

Haloblora.co – Pandemi Covid-19 saat ini masih belum usai, dampak signifikan mulai menyoroti bagaimana pangan dan pertanian tetap mampu mendukung kebutuhan bangsa. Melalui Global Wakaf- ACT memberikan dukungan Program Wakaf Sawah Produktif (WSP) untuk petani lokal di desa Jipang, Cepu Blora kamis (25/02/2021)
Program Wakaf Produktif adalah program optimalisasi dana wakaf yang diperuntukan bagi kepentingan kedaulatan pangan berbasis pertanian padi di lahan sawah produktif. Program akan fokus pada bantuan permodalan, sarana dan prasarana hingga ke pendampingan teknis pertanian. Para petani akan dibantu dalam pemenuhan saprodi hingga memberikan jaminan pasar produk hasil panen dengan harga kompetitif melalui offtaker terbaik dari Aksi Cepat Tanggap.

Wahyu Nur Alim selaku koordinator program Wakaf Sawah Produktif menjelaskan bahwa “Program dapat meningkatkan perekonomian para petani Indonesia dan target lahan Wakaf Sawah Produktif seluas 5000 ha seluruh Indonesia“ ungkapnya.

Harapannya, program ini tidak hanya menjadi solusi dalam penyediaan saprodinya namun juga pengentasan kemiskinannya. Tujuan utama program ini untuk mengganti praktik-praktik pembiayaan modal berasal dari utang atau riba atau tengkulak yang telah ada di masyarakat. Kami ingin mengubahnya menjadi modal yang berlandaskan instrumen yang sudah Allah siapkan yaitu melalui wakaf modal dan wakaf produktif,” tambah Wahyu.

Dalam program Wakaf Sawah Produktif ini, terdapat beberapa pemangku kepentingan yang akan saling terhubung. Pertama, Global Wakaf-ACT sebagai lembaga yang menyalurkan dan mengoptimalkan dana wakaf tunai ke sektor pertanian produktif berbasis pangan pokok. Kedua, Yayasan Penguatan Peran Pesantren Indonesia (YP3I) sebagai mitra capacity builder dan monitoring pelaksanaan program mulai dari assessment lahan hingga pendampingan. Ketiga, para petani sebagai penerima manfaat utama dari dana wakaf yang dikelola. Lalu, dalam tahap akhir, pengelolaan hasil pertanian tersebut akan didistribusikan ke Lumbung Beras Wakaf yang ada di Desa Jipang, Cepu Blora.

Produktivitas lahan wakaf menjadi jalan yang bisa diwujudkan dan produksi pangan ke depan bisa dikembangkan. Tentunya dengan kolaborasi antara nazhir wakaf, korporasi dan ahli dalam bidang pertanian. Maslahat lahan wakaf dalam komoditas pangan juga dapat membantu para petani terlepas dari sistem ijon. Dengan memangkas sistem ijon dan kolaborasi antar penggerak, tentu akan membantu stabilitas harga di masyarakat karena mampu memangkas proses niaga yang panjang dan merugikan. Kolaborasi ini sekaligus menjadi perwujudan nyata dari gerakan “Bangkitkan Sejatinya Bangsa” di mana semangat kegotongroyongan dan optimisme menjadi bahan bakar dalam menjalani masa darurat akibat pandemi Covid-19.(RED-HB)

Leave A Reply

Your email address will not be published.