Dokter Galih Puspitasari : Berpuasa Menyehatkan Jiwa Dan Raga

0 21

Haloblora.co – Berpuasa selain menyehatkan jiwa (sebagai wujud iman dan taqwa), juga bermanfaat bagi kesehatan.

Hal itu diungkapkan dokter Galih Puspitasari, salah seorang dokter di RSUD dr. R. Soetijono, Blora.

“Banyak orang berfikiran, kalau berpuasa bagaimana asupan gizi buat tubuh yang berkurang. Bagaimana bila mempunyai sakit gastritis (sakit maag). Bagaimana bila kurang cairan. Banyak sekali pertanyaan awam mengenai kekhawatiran akan berpuasa,” ungkap dokter Galih Puspitasari, Jumat (7/5/2021).

Beberapa pakar kesehatan muslim, mengemukakan bahwa berpuasa merupakan bentuk relaksasi tubuh.

“Tubuh akan lebih mampu berkonsentrasi untuk menghancurkan sisa-sisa metabolisme dalam tubuh, yang bila dibiarkan akan menjadi racun bagi tubuh. Dengan berpuasa, akan meringankan beban tubuh kita dalam melakukan metabolisme,” terangnya.

Selama berpuasa, kata dia, tubuh kita mengalami dua proses yaitu, pertama pembentukan asam amino untuk membentuk sel-sel baru dalam tubuh. Sel-sel baru tersebut akan terbentuk di seluruh organ.

“Bila di liver, maka fungsi liver akan lebih prima, bila sel baru terbentuk di jantung, maka performa jantung akan lebih hebat,” jelasnya.

Proses yang kedua yaitu, pembersihan tubuh dari racun. Dengan berpuasa, lemak-lemak simpanan tubuh, akan digunakan untuk menghasilkan tenaga, dan sebagian yang tidak berguna akan dipindahkan ke hati untuk dibersihkan bersama kotoran.

Kemudian manfaat puasa bagi penyandang sakit maag yaitu pola makan akan lebih teratur (sahur dan berbuka), yang mana penyebab sebagian besar sakit maag yaitu akibat pola makan yang tidak teratur, selain penyebab utamanya yaitu kondisi psikosomatis.

Dengan makan teratur saat puasa, akan membuat regulasi pengeluaran asam lambung lebih disiplin dan teratur, sehingga pengeluaran asam lambung yang berlebihan pun bisa dicegah dengan berpuasa.

“Namun saat awal-awal beradaptasi dengan puasa, para penyandang sakit maag sebaiknya tetap mengkonsumsi obat maag di sahur maupun berbuka,” terangnya.

Dokter Galih menyampaikan, bagi masyarakat yang kawatir akan dehidrasi saat puasa, sebaiknya saat sahur dan berbuka minum cukup air putih, dan pilihlah menu dengan sayuran dan buah-buahan yang menyegarkan.

“Di dalam sayuran dan buah-buahan sebagian sudah mengandung gula dan mineral, yang akan memberikan modal untuk membentuk tenaga dan memberi asupan air bagi tubuh.(RED-HB)

Leave A Reply

Your email address will not be published.