Bupati Blora Melaksanakan Vaksinasi Tahap Ke Dua

0 87

Haloblora.co – Pelaksanaan vaksinasi kedua yang diikuti oleh Bupati Djoko Nugroho serta jajaran Forkopimda Blora digelar di rest area parkir belakang RSUD Blora Senin (08/02/2021).
Bupati beserta jajaran Forkopimda yang melaksanakan vaksinasi tahap kedua hadir memakai kaos dengan tagline “Wani Divaksinasi” langsung menuju bilik screening untuk melaksanakan pemeriksaan awal.
Vaksinasi ini dilakukan dua kali dengan jeda waktu dua minggu, dimana Bupati Djoko Nugroho telah menerima vaksin pertama kali pada tanggal 25 Januari 2021 dan hari ini divaksin untuk kedua kali, tujuannya untuk dapat mengetahui sejauh mana sistem imun tubuh penerima vaksin mampu merespon dan menemukan cara untuk menangkal virus. Hal tersebut disampaikan Bupati sesaat setelah menerima vaksin kedua.
“Vaksinasi bertujuan untuk mengurangi kerentanan terpapar virus Covid-19. Tidak berarti orang yang sudah divaksin bisa kebal. Tetap harus dilengkapi dengan protokol kesehatan yang ketat,”kata Djoko Nugroho.
Selanjutnya, Bupati Blora menyampaikan bahwa menurut data angka kematian akibat Covid-19 di Kab. Blora masih diatas Provinsi untuk meningkatkan angka kesembuhan maka faktor yang membantu proses penyembuhan penderita Covid-19 adalah suasana ruang isolasi
“Salah satu faktor yang menarik untuk membuat penderita sembuh adalah suasana dan pelayanan ruang isolasi yang semenarik mungkin. Ini penting. Dan ini serius sekali untuk meningkatkan manajemen rumah sakit di Blora,”tekan Bupati.
Untuk vaksinasi tahap kedua yang menyasar TNI-Polri, ASN serta perangkat desa, Bupati berpesan agar para Kepala OPD untuk mengambil peran besar menyakinkan para ASN
“Gunakan hati dan pikiran yang jernih untuk menyaring informasi yang beredar. Sekitar 500.000 vaksin tolong dimanfaatkan sebaik-baiknya. Pendataan tolong dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, harapannya saya warga masyarakat yang memenuhi kriteria dapat divaksin semua”pinta Bupati.
Perubahan-perubahan pemikiran masyarakat dari pelaksanaan vaksinasi tahap pertama sudah banyak berubah, dan perubahan itu juga berakibat dalam pelaksanaan “Gerakan Dua Hari di Rumah Saja” yang digagas oleh Gubernur Jawa Tengah.
“Alhamdulilah..Terimakasih pak Dandim..pak Kapolres atas kerjasama dan bantuannya dalam pencegahan penyebaran virus Covid-19 melalui gerakan di rumah saja. Beda jauh kondisi Kabupaten Blora. Mungkin ini salah satu cara memutus penularan virus. Gerakan seperti kemarin bisa jadi kita rutinkan, tidak kita tutup semuanya tetapi membatasi jam operasionalnya sehingga penanggulangan penularan virus dan perputaran roda perekonomian bisa berjalan beriringan,”pungkas Bupati.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kab. Blora, dr Henny Indriyanti, M.Kes melaporkan bahwa vaksinasi tahap pertama yang mulai tanggal 25-28 Januari 2021 untuk tenaga kesehatan sudah dilaksanakan.
“Kami laporkan bahwa di Kab. Blora vaksinasi untuk tenaga kesehatan sesuai sasaran sejumlah 3910 orang dengan penyintas Covid-19 sejumlah 444 orang, 351 orang dengan komorbid, dan 384 orang sedang dalam kondisi hamil/menyusui,”lapor dr. Henny.
Tenaga kesehatan yang sudah divaksin sejumlah 2714 orang atau 68.1% dan data ini berbeda dengan data yang terhubung di dashboard data pusat.
“Ada perbedaan data karena beberapa tenaga kesehatan belum memiliki e-tiket, saat ini kami sudah melakukan update data agar sesuai dengan pusat,”lanjut Plt. Kepala Dinkes.
Kami laporkan juga, untuk besok pagi kami akan mengadakan sosialisasi pelaksanaan vaksinasi tahap kedua untuk TNI-Polri, ASN, Perangkat Desa, Perbankan, KAI, Terminal yang akan dilaksanakan 22 Februari 2021 sampai selesai.
“Kami mohon ijin untuk menggunakan pendopo untuk kegiatan tersebut,”pinta Plt. Kepala Dinkes.
Pelaksanaan vaksinasi tahap kedua yang disiarkan langsung melalui Youtube Prokompim Blora dan Dinkominfo ini, diikuti oleh jajaran Forkopimda, beberapa Kepala OPD, Direktur RSUD dr. R. Soetijono Blora serta jajaran tenaga kesehatan.(RED-HB)

Leave A Reply

Your email address will not be published.