BREAKING NEWS

  • Edy Wuryanto, Apresiasi Capaian UHC Blora Harus Didukung dengan Layanan Kesehatan yang Lebih Baik
  • Blora Socmed Award 2023, Dinkes Mendapatkan Predikat Juara Terbaik,Dindukcapil Juara Teraktif
  • Bupati Lantik 198 PPPK di Lingkungan Pemkab Blora
  • Bawaslu Blora Gelar Apel Siaga Pengawasan Pemilu Tahun 2024
  • Bantuan Kemensos RI Bersama Komisi VIII DPR RI di Desa Wisata Bangsri Jepon
  • Rasa Syukur Diterima Beasiswa KIP-K Angkatan 2023, Formadikip IAIN Kudus Gelar MARWA Bersama 450 Mahasiswa
  • Sejumlah Narasumber Berikan Pelatihan Jurnalistik Dan Pemanfaatan Medsos Di Kelurahan Tambahrejo Blora
  • Anggota Komisi IX DPR RI Edy Wuryanto Usulkan Puskesmas bisa Dampingi Mereka yang Berisiko
  • Relawan Indonesia Sejahtera Kab.Blora Beri Bantuan ke Korban Kebakaran di Tiga Desa Kec.Tunjungan
  • Di hadapan Kapolri dan Panglima TNI: Kapolda Jateng, seluruh Kapolres serta Dandim menegaskan sikap Netral dalam mengamankan Pemilu 2023-2024.

Arief Rohman Ajak Lestarikan Lingkungan Dan Kebersihan Sungai

0 298

Haloblora.co – Bupati Blora Terpilih H Arief Rohman, M.Si didampingi sang istri,Ainia Shalichah mengikuti kegiatan Jum’at Bersih yang terletak di kawasan Taman Grojogan Jl. Sudarman Blora Jawa Tengah, Jum’at (19/02/2021) siang kemarin.

“Iya, kebetulan ini kami habis dari penanaman pohon di Bukit Serut, Desa Singonegoro, Kecamatan Jiken,” kata Arief Rohman yang akrab disapa Mas Arief kepada awak media.

Dirinya cukup mengapresiasi kegiatan bakti lingkungan yang rutin digagas oleh para relawan, dan dilaksanakan bersama masyarakat serta dinas terkait.

“Jumat bersih ini perlu untuk terus kita galakkan bersama. Tidak hanya di Blora Kota saja, namun juga di Cepu dan Kecamatan lainnya. Monggo kita bergerak bersama, kita rawat dan jaga alam kita,” ajaknya.

Namun, Arief Rohman juga merasa prihatin dengan kekurangsadaran masyarakat yang tinggal di daerah hulu kali Grojogan yang sebagian masih membuang sampah ke sungai. Daerah Hulu sungai diantaranya Temurejo, Tegalgunung, Tempelan, Sawahan, Kedungjenar dan Mlangsen.

“Ini setiap hari Jum’at sudah dibersihkan, tapi karena kekurangsadaran masyarakat yang ada di hulu jadi sekarang kotor lagi,” keluhnya sambil menunjukkan sampah rumah tangga yang hanyut di sungai dan di bantaran kali Grojogan.

Tidak hanya persoalan sampah, Arief Rohman juga mengingatkan akan pentingnya menjaga keanekaragaman hayati berupa jenis-jenis ikan air tawar yang ada.

“Dan ikan-ikannya juga berhak hidup di sungai juga. Jadi jangan diracun,” himbaunya.

Karena sungai memiliki peran penting sebagai sumber kehidupan bagi makhluk hidup di sekitarnya, dirinya menyatakan bahwa gerakan menjaga kelestarian sungai musti dilakukan secara bersama-sama.

“Mari kita jaga sungai kita. Mari kita lestarikan sungai kita, agar Blora semakin bersih dan indah,” pungkasnya.

Untuk diketahui, bahwa kesengajaan melakukan kegiatan pencemaran lingkungan
adalah melanggar Peraturan Daerah Kabupaten Blora Nomor 1 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Sampah. Ancaman pidananya berupa kurungan
paling lama 3 bulan dan/atau denda paling banyak Rp50 juta rupiah.(RED-HB)

Leave A Reply

Your email address will not be published.